Selasa, 26 Juli 2011

take him by the safest way

when it is finally come

the end of our journey

i pray to Allah to take you by the safest way


if it be the last hour

i pray to Allah to strengthen my heart more than ever



july 25, 2011

3.31 p.m

Selasa, 19 Juli 2011

bicaralah...

Tak terbilang waktu dunia melesat
Tapi bagiku segalanya melambat
di sini dalam diam dan beku

hanya menunggu atu tanda
yang ‘kan menghabisi ragu

bicaralah, teman
aku akan mendengarkan

lalu kulihat jelas di matamu, keduanya menumpahkan
seribu bahasa
yang tak mampu aku mendengarnya

namun aku mengerti
ya.. kini aku telah mengerti

july 15, 2011
my room, 21:01

Rabu, 13 Juli 2011

cinta rahasia

dengarkanlah ini, cinta rahasia
lihatlah jejak langkah kita di pasir basah
segera ‘kan hilang tersapu ombak
ingatkah dengan janji kita lama berselang?
kau takdirku sejak Lauh Mahfudz
kini, tak berdaya ribuan jarak membentang
tak lekang zaman merentang
biarkan saja jejak-jejak itu tersapu ombak
karena,
kita telah menemukannya tertambat
inilah perahu kita, di dermaga ia berada
perahu yang ‘kan membawamu, membawaku
membelah ombak samudera biru
menuju negeri abadi, kampung akhirat

Rabbana hablana min azwajina wa dzurriyyatina
qurrata a’yun waj’alna lil muttaqina imama. Amin

air

hidup bergulir bagai air
tanpa lelah dan henti selalu mengalir
melalui waktu, rintang dan takdir
bukan hanya patuh pada gravitasi yang
menariknya dari hulu ke hilir
tapi dia tunduk pada Yang menciptakan awal dan akhir

Selasa, 05 April 2011

kepala sekolahku bilang ...

selama ini, aku selalu diidentifikasi sebagai anak yang pendiam, pemalu, sedikit pinter dan nggak mungkin bisa marah-marah. yeah, sebagian emang bener. tapi, banyak salahnya.
tanpa sadar, sering aku nggak suka kalau ada yang komentar karakterku kayak di atas itu. sebenarnya, itu semua nggak penting banget. tapi, aku bahagia ada seorang yang melihatku dari sudut yang lain. kepala sekolahku! dia mengungkapkan sedikit kebenaran.
begini katanya: aku kelihatannya aja pendiam, padahal nggak juga.
itu benar. dalam banyak kesempatan aku sering terlalu banyak ngomong. nggak baik juga, sih.
yeah. lagi-lagi, itu semua cuma komentar orang. nggak penting-penting banget

Selasa, 01 Februari 2011

apples

Girls are like apples on trees. The best ones are at the top of the tree. The boys don’t want to reach for the good ones because they are afraid of falling and getting hurt. Instead, they just get the rotten apples that aren’t as good, but easy. So, the apples at the top think something is wrong with them, when in reality, they’re amazing. They just have to wait for the right boy to come along, the one who’s brave enough to climb all the way to the top of the tree.
-anonymous-

Selasa, 11 Januari 2011

a beginning

seperti hari-hari yang selalu diawali subuh
dan berakhir senja
maka malam dan siang bukanlah dua hal yang
berlawanan namun keduanya
menciptakan harmoni yang jika
satu di antara keduanya tiada
dunia ini praktis berakhir