when it is finally come
the end of our journey
i pray to Allah to take you by the safest way
if it be the last hour
i pray to Allah to strengthen my heart more than ever
july 25, 2011
3.31 p.m
Selasa, 26 Juli 2011
Selasa, 19 Juli 2011
bicaralah...
Tak terbilang waktu dunia melesat
Tapi bagiku segalanya melambat
di sini dalam diam dan beku
hanya menunggu atu tanda
yang ‘kan menghabisi ragu
bicaralah, teman
aku akan mendengarkan
lalu kulihat jelas di matamu, keduanya menumpahkan
seribu bahasa
yang tak mampu aku mendengarnya
namun aku mengerti
ya.. kini aku telah mengerti
july 15, 2011
my room, 21:01
Tapi bagiku segalanya melambat
di sini dalam diam dan beku
hanya menunggu atu tanda
yang ‘kan menghabisi ragu
bicaralah, teman
aku akan mendengarkan
lalu kulihat jelas di matamu, keduanya menumpahkan
seribu bahasa
yang tak mampu aku mendengarnya
namun aku mengerti
ya.. kini aku telah mengerti
july 15, 2011
my room, 21:01
Rabu, 13 Juli 2011
cinta rahasia
dengarkanlah ini, cinta rahasia
lihatlah jejak langkah kita di pasir basah
segera ‘kan hilang tersapu ombak
ingatkah dengan janji kita lama berselang?
kau takdirku sejak Lauh Mahfudz
kini, tak berdaya ribuan jarak membentang
tak lekang zaman merentang
biarkan saja jejak-jejak itu tersapu ombak
karena,
kita telah menemukannya tertambat
inilah perahu kita, di dermaga ia berada
perahu yang ‘kan membawamu, membawaku
membelah ombak samudera biru
menuju negeri abadi, kampung akhirat
Rabbana hablana min azwajina wa dzurriyyatina
qurrata a’yun waj’alna lil muttaqina imama. Amin
lihatlah jejak langkah kita di pasir basah
segera ‘kan hilang tersapu ombak
ingatkah dengan janji kita lama berselang?
kau takdirku sejak Lauh Mahfudz
kini, tak berdaya ribuan jarak membentang
tak lekang zaman merentang
biarkan saja jejak-jejak itu tersapu ombak
karena,
kita telah menemukannya tertambat
inilah perahu kita, di dermaga ia berada
perahu yang ‘kan membawamu, membawaku
membelah ombak samudera biru
menuju negeri abadi, kampung akhirat
Rabbana hablana min azwajina wa dzurriyyatina
qurrata a’yun waj’alna lil muttaqina imama. Amin
air
hidup bergulir bagai air
tanpa lelah dan henti selalu mengalir
melalui waktu, rintang dan takdir
bukan hanya patuh pada gravitasi yang
menariknya dari hulu ke hilir
tapi dia tunduk pada Yang menciptakan awal dan akhir
tanpa lelah dan henti selalu mengalir
melalui waktu, rintang dan takdir
bukan hanya patuh pada gravitasi yang
menariknya dari hulu ke hilir
tapi dia tunduk pada Yang menciptakan awal dan akhir
Langganan:
Postingan (Atom)